Kaos dakwah islami adalah salah satu jenis dakwah yang muncul belakangan ini, melalui kaos dengan tulisan potongan dakwah itu kemudian banyak sekali orang yang mendapatkan banyak ilmu baru sekalipun tidak hadir ke pengajian atau majlis. Apalagi sekarang semakin banyaknya bermunculan produsen kaos dengan kualitas bagus, semakin banyak juga konsumen yang bangga menggunakan kaos dakwah ini.

Baca juga informasi : Tips Memilih Waralaba Anti Rugi

Yang menarik dari kaos dakwah ini adalah adanya perbedaan materi dakwah untuk kaos dewasa dan kaos anak-anak. Jika untuk dewasa biasanya memiliki desain yang lebih simpel dengan materi yang lebih berat, untuk anak-anak biasanya dibuat dengan desain yang imut dan ceria, lengkap dengan warnanya yang full colour. Hal itu dimaksudkan supaya anak-anak tertarik untuk mengenakan kaos islami tersebut.

Bahan yang Digunakan Untuk Kaos Dakwah Islami

Jika bicara mengenai kaos, maka yang melintas di pikiran adalah pakaian santai dengan bahan yang menyerap keringat dan sangat nyaman untuk dikenakan. Tetapi tahukah apa bahan yang digunakan untuk membuat pakaian super nyaman tersebut? Seperti namanya, bahan yang digunakan juga memiliki nama kain kaos. Begitu pula untuk kaos dakwah islami, menggunakan kain kaos dengan kualitas dan ketebalan yang disesuaikan dengan pangsa pasar yang ditargetkan oleh si produsen.

Jika membidik pasar menengah ke atas, tentunya akan memilih bahan kaos yang berkualitas paling bagus. Memiliki spesifikasi kain yang terasa halus dan tidak panas, tetapi tidak menerawang dan tidak akan berbulu. Sementara itu bahan kaos islami untuk menengah ke bawah biasanya akan menggunakan kaos yang kualitasnya sedikit di bawah high grade untuk mengurangi harga jual supaya sesuai dengan pangsa pasar menengah ke bawah.

Macam-Macam Ketebalan Kaos Dakwah Islami

Kualitas kaos dakwah yang akan dibeli bisa dilihat dengan mata telanjang, yakni jatuhnya bahan yang terlihat bagus menunjukkan bahwa kain yang digunakan adalah kain kaos yang berkualitas prima. Sementara itu, bahan yang murahan akan memberikan hasil akhir yang kurang menarik, tetapi walau demikian banyak juga yang mencari kaos tersebut untuk menghemat anggaran belanja.

Baca juga informasi : Cara mengurus ijin PIRT Terbaru

Selain melihat tampilan fisiknya, kita juga bisa meraba bahan kaos untuk merasakan ketebalan kaos dan menilai sendiri seperti apa kualitasnya. Ada beberapa kode khusus yang membedakan ketebalan kain kaos yang satu dengan yang lainnya.

Untuk kode kainnya itu sendiri dimulai dengan kata cotton, karena memang kaos dibuat menggunakan serat katun,  dan jenis-jenisnya yakni cotton 20s, 30s, 24s, dan 40s.

Adanya huruf S di belakang angka-angka tersebut adalah kepanjangan dari single knit, istilah ini muncul dari proses perajutan kain. Jadi single knit berarti rajutannya dihasilkan dari rajutan jarum yang tunggal, untuk kain dengan rajutan jarum tunggal akan memiliki dua sisi yang berbeda untuk bagian depan dan belakangnya.

Yang halus dan bagus menjadi bagian luar, sementara bagian yang pucat di bagian dalam. Single knit akan menghasilkan rajutan yang padat dan kurang lentur, kurang nyaman dipakai.

Ada juga Double Knit, dan disimbolkan menggunakan huruf D. Berbeda dengan single knit, menggunakan rajutan double knit lebih lentur dan halus. Dengan menggunakan jarum double juga akan menghasilkan rajutan dengan kesamaan di kedua sisi kain.

Untuk kaos dakwah itu sendiri biasanya menggunakan single knit, tetapi tak menutup kemungkinan jika kaos dakwah islami dengan target pasar mengengah ke atas atau untuk anak-anak akan menggunakan bahan kain double knit.